Sejarah Baru Kaur
MoU Kerjasama Pembangunan Kabupaten Kaur dengan Kabupaten Muara Enim, pembangunan jalan baru menembus perbatasan
Virtual Meeting Musrenbang RKPD 2021 Provinsi Bengkulu
Pantai Way Hawang
Wisata Pantai, Taman Wisata Alam Way Hawang yang erat dengan kisah lama si Pahit Lidah....
Rapat Koordinasi Pemantapan Jadwal Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan 2020
Rapat Koordinasi dalam rangka persiapan Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan Se-Kabupaten Kaur tahun anggaran2021
Pantai Laguna Ujung Lancang
Wisata Bahari yang sedang populer saat ini.
Pantai Wisata Air Langkap
Siaga Corona Covid-19
https://www.covid19.go.id/

Memorandum Of Understanding (MoU) Kabupaten Kaur - Kabupaten Muara Enim, Kerjasama pembangunan jalan perbatasan

Bintuhan, bertempat di rumah dinas Bupati Pemerintah Kabupaten Kaur menerima kunjungan kerja dari Pemerintah Kabupaten Muara Enim pada hari rabu (15/7) kemarin. Kunjungan kerja ini dilakukan dalam rangka penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama pembangunan potensi daerah, selain itu kedua belah pihak telah sepakat untuk membuka akses jalan baru yang menghubungkan antara Kabupaten Kaur dengan Kabupaten Muara Enim.

Dari kesepakatan yang dibuat, disetujui pembangunan akses transportasi berupa jalan yang nantinya menghubungkan Kabupaten Kaur dengan Muara Enim. Pembangunan jalan di wilayah Kabupaten Kaur dengan panjang lebih kurang 30 kilometer dari wilayah Kecamatan Padang Guci Hulu ke perbatasan,  dan 30 kilometer dari perbatasan ke pemukiman penduduk di wilayah  Kecamatan Semende Darat Ulu Kabupaten Muara Enim. Dalam sambutannya Bupati Kaur, Gusril Pausi, M.AP menyampaikan : " Atas nama Pemerintah Kabupaten Kaur, kami sangat berbangga dengan kerjasama pembangunan potensi daerah ini, kami harapkan pembangunan akses jalan Kaur - Muara Enim ini nanti berjalan lancar". Menurut Bupati Kaur, Kabupaten Kaur terdiri dari suku Besemah, Semende, dan Bintuhan yang mana secara genealogis mempunyai banyak kesamaan dengan Kabupaten Muara Enim yang juga secara mayoritas terdiri dari Suku Semende.

Pembukaan dan pengembangan ruas jalan baru dari Kaur ke Muara Enim itu menurut Bupati Kaur nantinya diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang besar diantara kedua Kabupaten, dikarenakan dengan akses jalan baru ini nantinya komoditas ekspor dari Muara Enim dapat diekspor melalui Kabupaten Kaur khususnya melalui pelabuhan Linau. Selain meningkatkan geliat perdagangan komoditas antar kabupaten, jalan ini nantinya juga diproyeksikan dapat mengurangi kesenjangan antar daerah. "Masyarakat Muara Enim yang ingin berwisata khususnya Wisata Bahari seperti wisata pantai yang sedang booming di Kabupaten Kaur dapat bepergian dengan lebih cepat melalui jalan baru ini, masyarakat antar daerah akan lebih lancar dalam kegiatan perdagangan seperti Kelapa dan Ikan serta produk laut lainnya dari Kabupaten Kaur serta produk buah-buahan dan hasil industri dari Kabupaten Muara Enim" terang beliau.

Selain itu Bupati Kaur menyampaikan bahwa pembangunan jalan antar perbatasan ini akan melalui wilayah hutan lindung, hal ini tentunya memerlukan ijin-ijin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI sehingga diharapkan kedua pihak dapat mempercepat proses ijin pakai lahan jalan tersebut. MoU ini disaksikan oleh Wakil Bupati Kaur Hj. Yulis Suti Sutri beserta seluruh kepala FKPD di lingkup Kabupaten Kaur dan FKPD Kabupaten Muara Enim beserta anggota DPR dari masing-masing Kabupaten. 


Print   Email

Add comment

Berilah komen yang positif, untuk Kaur yang Lebih Baik..


Security code
Refresh