Kabupaten Kaur selayang pandang

 

         Kabupaten Kaur terbentuk melalui pemekaran wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan berdasarkan UU nomor 3 tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Muko-muko, Kabupaten Seluma dan Kabupaten Kaur di Provinsi Bengkulu. Kabupaten Kaur merupakan daerah yang kondisi geografisnya berbukit-bukit berada di sepanjang pesisir barat pantai sumatera, kondisi tersebut menyebabkan kurang lancarnya alur distribusi barang dan jasa, dan juga informasi komunikasi. Selain dari kondisi geografis, keadaan infrastruktur yang kurang memadai juga sangat mempengaruhi alur distribusi barang dan jasa serta informasi komunikasi. Dengan kondisi tersebut Kabupaten kaur mengupayakan percepatan pembangunan di segala bidang dalam rangka mengejar ketertinggalan dari daerah lain.

       Kabupaten Kaur terletak di sebelah barat pegunungan Bukit Barisan, termasuk dalam wilayah administrasi Provinsi Bengkulu. Berjarak sekitar 200 km dari ibukota Provinsi Bengkulu, luas wilayah

daratan mencapai 2.365 km2 atau 236.500 ha dan memiliki luas kawasan laut 660,59 km2. Secara geografis letak kabupaten Kaur berada pada 10304’8,76” - 103046’50,12” BT dan 4015’8,21” – 4055’27,77” LS. Kabupaten Kaur berada di wilayah paling selatan Provinsi Bengkulu dan berbatasan langsung dengan Provinsi Lampung dan Provinsi Sumatera Selatan. Berdasarkan Undang-undang Nomor 3 tahun 2003 secara administrasi Kabupaten Kaur berbatasan dengan :

  • Sebelah Utara    :Kabupaten Lahat, Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten OKU Selatan Provinsi Sumatera Selatan
  • Sebelah Timur    :Kabupaten Lampung Barat Provinsi Lampung
  • Sebelah Selatan  : Samudera Hindia
  • Sebelah Barat     : Kabupaten Bengkulu Selatan.


         Secara administrasi Kabupaten Kaur terdiri dari 15 kecamatan dan 195 desa/kelurahan, dengan jumlah penduduk tahun 2015 Kabupaten Kaur mencapai 115.805 jiwa terdiri dari 59.875 jiwa laki-laki dan 55.930 jiwa perempuan dengan nilai Sex Ratio sebesar 107. Laju Pertambahan Penduduk Kabupaten Kaur pada tahun 2015 sebesar 1,33 persen, dimana penduduk Kabupaten Kaur pada tahun 2015 mencapai 115.805 jiwa. Sedangkan pada tahun 2014 berjumlah 114.398 jiwa. Rasio jenis kelamin Kabupaten Kaur pada tahun 2015 sebesar 107. Hal ini berarti bahwa dari setiap 100 penduduk perempuan terdapat 107 penduduk laki-laki. Dari lima belas kecamatan yang ada di Kabupaten Kaur, Kecamatan Kaur Tengah merupakan kecamatan yang memiliki rasio jenis kelamin terendah dengan besaran 99.  Sementara Kecamatan Nasal memiliki rasio jenis kelamin paling tinggi yakni sebesar 117.