Pantai Laguna Ujung Lancang
Wisata Bahari yang sedang populer saat ini.
Pantai Way Hawang
Wisata Pantai, Taman Wisata Alam Way Hawang yang erat dengan kisah lama si Pahit Lidah....
Rapat Monev Tw II 2018
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Kaur, Bappeda Litbang Kaur menyelenggarakan Rapat Monitoring dan Evaluasi Pengendalian dan Pelaporan Pelaksanaan Kegiatan Kabupaten Kaur Triwulan II Tahun Anggaran 2018.....
Focus Group Discussion (FGD) Pengentasan Desa Tertinggal Kabupaten Kaur
Seminar Laporan Akhir Ripparkab Kaur
Demo pra Launching Aplikasi E-Government
Konsultasi Publik Review RPJMD Kaur
Ekspose Renja Tahun Anggaran 2019
Forum Perencanaan Percepatan Pembangunan Bengkulu (FP3B) Kabupaten Kaur 2018
Malam Ramah-tamah Pembukaan FP3B Kaur

Berita

Workshop dan Launching Aplikasi SIMDA Perencanaan Terintegrasi SIMDA Keuangan se-Provinsi Bengkulu

Bengkulu, Sebagai tindak lanjut komitmen bersama program pemberantasan korupsi terintegrasi antara KPK dengan seluruh pemerintah daerah di wilayah Bengkulu yang salah satu poinnya adalah melaksanakan proses perencanaan penganggaran yang mengakomodir kepentingan publik, bebas intervensi pihak luar melalui implementasi e-planning dan e-budgeting, digelar  workshop pada hari Rabu dan Kamis tanggal 21-22 November dan launching Implementasi SIMDA Perencanaan (e-Planning) pada Pemprov Bengkulu Jumat, (23/11/2018).

Kegiatan Workshop aplikasi SIMDA Perencanaan yang terintegrasi dengan SIMDA Keuangan bertempat di Gedung Lab Komputer Kantor BPSDM Provinsi Bengkulu, Padang Kemiling Kota Bengkulu. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diisi dengan pemateri dari staff dan Tim IT BPKP Pusat, adapun materi yang diberikan adalah tata cara pengoperasian SIMDA Perencanaan baik versi desktop maupun versi online / Web-Based. Kegiatan workshop ini diikuti oleh seluruh perwakilan Bappeda, Badan Keuangan dan Inspektorat  Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu.

Pada saat pembukaan kegiatan workshop, Kepala Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu Bram Brahmana mengemukakan dengan adanya SIMDA Perencanaan yang terintegrasi dengan SIMDA Keuangan ini diharapkan akan lebih meminimalisir potensi tindak pidana korupsi dari awal perencanaan pembangunan hingga ke penganggaran.

 

Adapun kegiatan launching dilaksanakan di GSG Pemprov Bengkulu pada Jum'at, Pada launching  ini juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama seluruh Kepala Daerah dan Ketua DPRD se Provinsi Bengkulu dalam implementasi E-Planning dan E-Budgeting serta peningkatan kapabilitas APIP dan SPIP ke level 3.

 

 “Ini seluruh Kabupaten/Kota serentak kita launching, ini pertama di Indonesia launching e-budgeting dan e-planing Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Provinsi Bengkulu, ini pertama kalinya,” jelas Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat melaunching. Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah menyatakan, sejak tahun ini Pemprov sudah mulai melakukan entry Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) secara online. Untuk itu dengan penerapan E-Planning dengan E-Budgeting di lingkup Pemprov dan Pemkab serta Kota se Bengkulu menjadi kontrol dasar dari program yang akan dilaksanakan kepada masyarakat, sesuai dengan standar yang berlaku.

“Langkah ini bagus, meski untuk langkah awal ini tidak ringan, karena pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) harus melakukan entry secara ekstra terhadap seluruh program RKP yang ada. Tapi tahun berikut diyakini akan lebih mudah, lantaran tinggal penyempurnaan ataupun perubahan,” ujarnya, disela-sela melaunching implementasi aplikasi SIMDA Perencanaan yang terintegrasi dengan SIMDA Keuangan, dengan disaksikan pihak Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan-BPKP, bertempat di Gedung Serba Guna Pemprov Bengkulu.

 

Sementara itu, Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah BPKP RI Gatot Darmasto yang hadir langsung menyaksikan launching sistem aplikasi tersebut di Bengkulu menyatakan, pihaknya mendukung sepenuhnya dan sekaligus memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah se Bengkulu ikut serta menerapkan aplikasi ini. Apalagi aplikasi itu sepenuhnya gratis, sehingga bisa dipakai oleh pihak Pemda.

“Dalam aplikasi tersebut ada juga Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) dengan levelnya. Dimana dalam setiap pelaksanaan pekerjaan yang ada semuanya harus berdasarkan sistem dan aparat pengawas internal pemerintah dalam hal ini pihak Inspektorat termasuk kementrian dan lembaga,” katanya.