Sejarah Baru Kaur
MoU Kerjasama Pembangunan Kabupaten Kaur dengan Kabupaten Muara Enim, pembangunan jalan baru menembus perbatasan
Virtual Meeting Musrenbang RKPD 2021 Provinsi Bengkulu
Pantai Way Hawang
Wisata Pantai, Taman Wisata Alam Way Hawang yang erat dengan kisah lama si Pahit Lidah....
Rapat Koordinasi Pemantapan Jadwal Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan 2020
Rapat Koordinasi dalam rangka persiapan Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan Se-Kabupaten Kaur tahun anggaran2021
Pantai Laguna Ujung Lancang
Wisata Bahari yang sedang populer saat ini.
Pantai Wisata Air Langkap
Siaga Corona Covid-19
https://www.covid19.go.id/

Berita

Bayar TPP sesuai disiplin dan Kinerja

Pemda Kaur mulai februari 2017 ini direncanakan akan merealisasikan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Setiap SKPD diminta supaya segera menghitung besaran TPP yang harus dibayarkan kepada setiap PNS maupun CPNS. Perhitungannya sesuai dengan disiplin dan kinerja pada bulan januari. Bendahara dan pengelola keuangan disetiap SKPD diminta tidak memberikan toleransi terhadap kinerja dan disiplin pegawai. Hal ini ditegaskan oleh sekda Kaur H. Nandar Munadi, S.Sos., M.Si. dalam sosialisasi cara penghitungan besaran TPP di aula lantai III Pemda Kaur, Rabu (8/2).

Sekda Kaur H.Nandar Munadi,S.Sos,M.Si mengatakan pemberian TPP merupakan pengganti honor kegiatan yang sudah dilarang bagi seluruh aparatur. Pemberian insentif akan dimulai tahun 2017. Besaran insentif sesuai dengan disiplin pegawai, beban kerja dan tanggung jawab masing-masing. Sehingga pasti akan berbeda nanti setiap pegawai. Nandar mengakui bahwa pemberian TPP sebagai upaya Pemda Kaur untuk mengurangi terjadi penyimpangan dari kegiatan yang menganggarkan honor. Sebab dengan ada TPP, honor-honor kegiatan di jajaran Pemda Kaur dihapus. TPP ini merupakan insentif tunggal bagi pegawai diluar tunjangan yang selama ini melekat pada gaji, karena TPP nanti akan terpisah dari gaji.

Kabupaten Kaur selayang pandang

 

         Kabupaten Kaur terbentuk melalui pemekaran wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan berdasarkan UU nomor 3 tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Muko-muko, Kabupaten Seluma dan Kabupaten Kaur di Provinsi Bengkulu. Kabupaten Kaur merupakan daerah yang kondisi geografisnya berbukit-bukit berada di sepanjang pesisir barat pantai sumatera, kondisi tersebut menyebabkan kurang lancarnya alur distribusi barang dan jasa, dan juga informasi komunikasi. Selain dari kondisi geografis, keadaan infrastruktur yang kurang memadai juga sangat mempengaruhi alur distribusi barang dan jasa serta informasi komunikasi. Dengan kondisi tersebut Kabupaten kaur mengupayakan percepatan pembangunan di segala bidang dalam rangka mengejar ketertinggalan dari daerah lain.

       Kabupaten Kaur terletak di sebelah barat pegunungan Bukit Barisan, termasuk dalam wilayah administrasi Provinsi Bengkulu. Berjarak sekitar 200 km dari ibukota Provinsi Bengkulu, luas wilayah daratan mencapai 2.365 km2 atau 236.500 ha dan memiliki luas kawasan laut 660,59 km2. Secara geografis letak kabupaten Kaur berada pada 10304’8,76” - 103046’50,12” BT dan 4015’8,21” – 4055’27,77” LS. Kabupaten Kaur berada di wilayah paling selatan Provinsi Bengkulu dan berbatasan langsung dengan Provinsi Lampung dan Provinsi Sumatera Selatan. Berdasarkan Undang-undang Nomor 3 tahun 2003 secara administrasi Kabupaten Kaur berbatasan dengan :

  • Sebelah Utara    :Kabupaten Lahat, Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten OKU Selatan Provinsi Sumatera Selatan
  • Sebelah Timur    :Kabupaten Lampung Barat Provinsi Lampung
  • Sebelah Selatan  : Samudera Hindia
  • Sebelah Barat     : Kabupaten Bengkulu Selatan.


         Secara administrasi Kabupaten Kaur terdiri dari 15 kecamatan dan 195 desa/kelurahan, dengan jumlah penduduk tahun 2015 Kabupaten Kaur mencapai 115.805 jiwa terdiri dari 59.875 jiwa laki-laki dan 55.930 jiwa perempuan dengan nilai Sex Ratio sebesar 107. Laju Pertambahan Penduduk Kabupaten Kaur pada tahun 2015 sebesar 1,33 persen, dimana penduduk Kabupaten Kaur pada tahun 2015 mencapai 115.805 jiwa. Sedangkan pada tahun 2014 berjumlah 114.398 jiwa. Rasio jenis kelamin Kabupaten Kaur pada tahun 2015 sebesar 107. Hal ini berarti bahwa dari setiap 100 penduduk perempuan terdapat 107 penduduk laki-laki. Dari lima belas kecamatan yang ada di Kabupaten Kaur, Kecamatan Kaur Tengah merupakan kecamatan yang memiliki rasio jenis kelamin terendah dengan besaran 99.  Sementara Kecamatan Nasal memiliki rasio jenis kelamin paling tinggi yakni sebesar 117.